hijab.id

Belajar Dari Lagu - Sejarah

19 Jun 2020  |  393x | Ditulis oleh : FDT
Belajar Dari Lagu - Sejarah

Ada banyak lagu-lagu daerah yang masih dilestarikan dan ada nasihat di dalamnya. Kesenian lagu daerah yang tersebar dari sabang sampai merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote tersimpan beragam warisan leluhur budaya bangsa yang tak pernah terpisahkan oleh kehidupan manusia.

Dari warisan leluhur ke nasihat agama tercermin dalam lirik lagu tembang Jawa yang berjudul "Lir-Ilir". Lagu daerah Jawa ini diciptakan oleh Kanjeng Sunan Kalijaga atau Raden Sahid pada abad ke-15. Lalu lagu tersebut dilestarikan oleh Mbah Kiyai Haji Ainun Najib. Makna dari tiap baris lagu tembang jawa adalah sebagai berikut:

Lir Ilir Lir-Ilir Tandure wes sumilir

artinya tiap umat Islam selalu ingat dan sadar dalam ibadah Shalat

Kaijo Royo-royo, tak senggoh kemanten anyar

Artinya ayo sama-sama kita berwudlu tuk siap-siap sholat maghrib

Cah Angon, cah angon penenkno belimbing kuwi

Artinya anak-abak pengembala minta tolong ambilkan belimbing (perumpamaan sholat 5 waktu) yang harus ditegakkan dan wudlu sebagai syarat utk shalay

Lunyu-lunyu penekno, kanggo mbasuh dodo tiro2x

Artinya meskipun shalat itu sulit, tapi shalat dapat menjadi tegaknya agama dan pembersih jiwa

Dodo tiro-dodo tiro, kumitir bedah ing pinggir

Artinya manusia itu memiliki 9 lubang yang harus dibersihkan yang ada di beberapa anggota badan. Mata ada dua lubang, Hidung ada dua lubang, mulut satu, telinga 2, pusar ada 1, di bawah perut lubang kemaluan dan di belakang ada 2 lubang saluran buang hajat. Dari kesembilan lubang itu ada kotoran yang harus dibersihkan, disucikan agar badan sehat dan ibadahnya khusu', salah satunya dengan berwudhu dan mandi.

Dundumono, jlumathono

Artinya kesembilan lubang tadi yang mengeluarkan beberapa kotoran harus dibersihkan, disucikan agar badannya sehat terhindar dari bermacam-macam penyakit.

Kanggo sebo mengko sore

Wudlu, shalat dan ibadah lain seperti sedekah juga dapat menjadi bekal untuk menghadap kepada Sang Khaliq.

Mumpung padhang rembulane,

Artinya mumpung masih ada umur, mumpung masih ada waktu

Mumpung jembar kalangane

Artinya masih ada banyak kesempatan

Yo surako surak iyo

Artinya kalau sudah menetepi atau melaksanakan wudlu, mandi, shalat lima waktu, nanti di akhitrat kita bareng-bareng atau sama-sama menikmati syurganya Allah SWT.

Itu hanya satu lirik lagu tembang Jawa yang memiliki makna dan filosofi ajaran Agama Islam yang luar biasa. Masih ada tembang atau lagu daerah lain. Seperti lagu "Orang Kayo Hitam" asal daerah Jambi. Lagu ini menceritakan sejarah kerajaan Jambi yakni Sultan Thaha yang tinggal di sepanjang sungai batang hari. Sultan Thaha merupakan keturunan suadagar Islam dari negara Persia yang menikah dengan Nyi Mas Ratu Pagaruyung. Kemudian nama Sultan Thaha sebagai raja dengan kulit hitam pertama di Jambi besar jasanya dan harum namanya.

Nah, dari dua lagu daerah saja dapat mengenal sejarah kebudayaan Islam yang disyairkan dan diekspresikan melalui lagu. Tentunya, masih ada peninggalan sejarah dalam bentuk lain yang dapat menjadi pilihan wisata sejarah di nusantara.

Membahas keanekaragaman yang di milikibangsa Indonesia memang ngga akan ada habisnya, di tambah lagi suku dan budaya Indonesia yang banyak banget. Kita akan bangga terlahir di negeri khaulistiwa ini, jangan malu saat kamu mengembangkan ragam dan budaya yang dimiliki Indonesia, semangat bersenandung menikmati irama yang tentram abadi, melestarikan budaya bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar tentu selalu menghargai sejarah bangsa Indonesia (Soekarno).

Baca Juga:
Tingkatkan Trafic Kunjungan Website Anda dengan Cara Ini

Tingkatkan Trafic Kunjungan Website Anda dengan Cara Ini

Tekno      

22 Jun 2020 | 368


Menghasilkan pundi-pundi rupiah tidak hanya harus berdagang atau berbisnis secara tatap muka. Ada juga bisnis untuk menghasilkan melalui jasa tanpa penjualan barang. Blogger, Vlogger, ...

Selain Rendang, 3 Kuliner Indonesia Ini Juga Memikat Wisatawan Mancanegara

Selain Rendang, 3 Kuliner Indonesia Ini Juga Memikat Wisatawan Mancanegara

Kuliner      

27 Okt 2020 | 279


Aghil - Membahas kuliner nusantara memang takkan ada habisnya untuk dinikmati. Beragam variasi dan rasa bisa kamu temukan di makanan nusantara. Bahkan, beberapa makanan khas Indonesia ...

Kisah Dibalik Pembelian Gereja oleh Muhammad Al Fatif Tahun 1953

Kisah Dibalik Pembelian Gereja oleh Muhammad Al Fatif Tahun 1953

Mancanegara      

2 Sep 2020 | 348


Akhir – akhir ini Hagia Sophia sedang menjadi perbincangan tidak hanya di Turki dan menjadi perbincangan di dunia juga. Hal ini tak lain dan tak bukan karena pengalihan fungsinya ...

Selain 3M, Jangan Lupa 2I + 1A Saat Pandemi Corona Ini

Selain 3M, Jangan Lupa 2I + 1A Saat Pandemi Corona Ini

Nasional      

2 Nov 2020 | 241


Aghil - Musim liburan diprediksi membuat kasus Covid-19 melonjak 1,5 kali lebih tinggi. Hal ini dapat dihindari, apabila liburan tersebut tetap sesuai dengan protokol kesehatan yang ...

Seniman yang Justru Membenci Lukisannya Sendiri

Seniman yang Justru Membenci Lukisannya Sendiri

Mancanegara      

8 Sep 2020 | 251


Bicara tentang karya seni, dalam membuat karyanya, seorang seniman tentu meluangkan seluruh energi, pikiran dan perasaannya demi menghasilkan suatu karya seni yang indah, bermakna dan ...

Tips Menjaga Smartphone Tetap Aman Meski Terkena Hujan

Tips Menjaga Smartphone Tetap Aman Meski Terkena Hujan

Tekno      

17 Okt 2020 | 330


Aghil - Saat ini, Indonesia sudah memasuki musim hujan. Karena hal itu, persiapan perlu dilakukan agar aktivitas tetap berjalan dengan baik meski kondisi hujan. Salah satunya dengan menjaga ...