MU

Akibat Jokowi Bagi-Bagi Nasi Akhirnya Timbul Kerumunan Langgar Prokes

26 Jan 2021  |  113xDitulis oleh : Zona
Akibat Jokowi Bagi-Bagi Nasi Akhirnya Timbul Kerumunan Langgar Prokes

Maksud hati ingin tampil dermawan di hadapan rakyatnya, ternyata aksi Presiden Jokowi membagi-bagikan nasi kotak menimbulkan efek domino. Selain meciptakan kerumunan warga yang berebut nasi kotak, tindakan tersebut pun rupanya mengundang kritik dari publik, sebab Jokowi dianggap abai terhadap protokol kesehatan.

Banyak sekali yang menyayangkan aksi Jokowi meembagikan nasi kotak ini, karena alih-alih memperketat peraturan tentang protokol kesehatan, malah presidennya sendiri yang melanggar.

Bahkan seorang Refly Harun menyampaikan pandangannya terkait hal tersebut lewat sebuah video yang diunggah di kanal Youtubenya. Dalam judul video tersebut ia menegaskan bahwa pencipta kerumunan itu adalah Presiden Jokowi.

“PENCIPTA KERUMUNAN ITU BERNAMA JOKOWI!!” Demikian judul video unggahan Refly Harun.

Dalam video tersebut, Refly mengatakan bahwa Presiden Jokowi tidak mungkin dipidanakan karena membuat kerumunan. Meskipun begitu ia tetap sepakat bahwa Presiden Jokowi adalah penyebab kerumunan yang terjadi di lokasi bencana itu.

“Kalau kita bicara tentang kerumunan yang diciptakan presiden Jokowi, ya saya bisa mengatakan bahwa ini kerumunan. Pertanyaannya adalah kerumunan ini diciptakan oleh kepala negara, coba mau diapakan? Apakah kepala negara juga akan diproses pidana? kan tidak mungkin,” ujarnya, dilansir Suara, Sabtu (23/1).

Ia lantas mengingatkan bahwa segala sesuatu tidak akan baik jika diselesaikan dengan langkah memidanakan.

“Makanya dari awal, saya mengatakan selalu, jangan apa-apa dekati dari sudut pidana, apa-apa itu dekati dari sudut penyelesaian masalah, kalau misalnya menyelesaikan masalahnya bisa dengan minta maaf, dan di kemudian hari tidak melakukan perbuatannya lagi,” lanjutnya lagi.

“Jadi ketika Habib Rizieq ditangkap karena protokol kesehatan, ada Raffi Ahmad yang baru divaksin melanggar protokol, maka imajinasi orang harus dipidanakan juga, nah yang gawat adalah ketika kerumunan itu justru diciptakan oleh kepala negara sendiri atau presiden RI, lalu tiba-tiba ada yang berimajinasi agar di-Habib Rizik-kan juga, kan runyam,”

Berkaca dari kasus Habib Rizieq, Refly menyebut bahwa tindakan yang dilakukan Presiden Jokowi saat membagikan nasi kotak bisa dipersepsikan membahayakan orang lain juga. Meskipun para warga tak berkontak dekat dengan presiden, mereka satu sama lain saling berhimpitan tanpa jarak.

“Apa yang dilakukan Jokowi dapat dipersepsikan membahayakan orang lain juga,” ujar Refly.

“Ia berjarak dengan Presiden Jokowi, tapi rakyatnya sendiri malah berkerumun dan berdempetan tidak ada lagi jarak,” lanjutnya.

“Kan itu diciptakan oleh Presiden Jokowi sendiri,” lanjutnya lagi.

Refly lantas menekankan bahwa Presiden Jokowi harus memberi contoh pada masyarakat untuk menghormati dan menegakkan protokol kesehatan.

“Presiden harus memberi contoh bagaimana menghormati dan menghargai protokol kesehatan, dan tidak memancing kerumunan,” ucapnya.

Berita Terkait
Baca Juga:
3 Aksesoris Smartphone Mudah Didapat Agar Smartphone Tetap Steril

3 Aksesoris Smartphone Mudah Didapat Agar Smartphone Tetap Steril

Tekno      

23 Jun 2020 | 292


Saat ini,  kita dituntut untuk selalu hidup sehat di manapun berada. Tidak hanya menjaga jaga jarak dengan orang lain dan menggunakan masker saat bepergian, Kita juga perlu menjaga ...

Beberapa Permainan Yang Bisa Melatih Kreatifitas Anak Anda

Beberapa Permainan Yang Bisa Melatih Kreatifitas Anak Anda

Tips      

16 Sep 2020 | 190


Kreatfitas sangat dibutuhkan pada anak untuk membuat mereka lebih berani lagi. Dengan melatif kreatifitas anak anda, anak anda akan menjadi sangat percaya diri karena mereka merasa ...

Aneka Potensi Wisata Petualangan Dairi yang Berkesan saat New Normal

Aneka Potensi Wisata Petualangan Dairi yang Berkesan saat New Normal

Wisata      

30 Jun 2020 | 443


Danau Toba merupakan salah satu destinasi wisata di Indonesia yang masuk ke dalam 10 destinasi prioritas. Danau Toba juga termasuk ke dalam 5 destinasi super prioritas di Indonesia. ...

Kisah Dibalik Pembelian Gereja oleh Muhammad Al Fatif Tahun 1953

Kisah Dibalik Pembelian Gereja oleh Muhammad Al Fatif Tahun 1953

Mancanegara      

2 Sep 2020 | 316


Akhir – akhir ini Hagia Sophia sedang menjadi perbincangan tidak hanya di Turki dan menjadi perbincangan di dunia juga. Hal ini tak lain dan tak bukan karena pengalihan fungsinya ...

Padu Padan Fashion Muslimah Trendy

Padu Padan Fashion Muslimah Trendy

Fashion      

18 Jun 2020 | 542


Fahion wanita terus mengalami evolusi dan perkembangan setiap tahunnya. Saat ini, terdapat banyak sekali jenis dan model outfit muslimah yang ramai diburu di pasaran. Jika sebelumnya outfit ...

Menarik! Ini 7 Langkah Mudah Membuat Rawon Di Rumah

Menarik! Ini 7 Langkah Mudah Membuat Rawon Di Rumah

Kuliner      

23 Jun 2020 | 550


Menikmati olahan menu rawon tak melulu harus pergi ke restoran atau warung makan. Makanan legendaris khas Jawa Timur ini dapat dihidangkan dengan cara yang mudah di rumah. Sebelumnya ...