RajaKomen

Bentuk Partisipasi Aktif Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah dalam Memperkuat Lingkungan yang Sehat di Provinsi Kalimantan Tengah

27 Okt 2025  |  257x | Ditulis oleh : FDT
Bentuk Partisipasi Aktif Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah dalam Memperkuat Lingkungan yang Sehat di Provinsi Kalimantan Tengah

Lingkungan hidup yang sehat tidak tercipta dengan sendirinya melainkan melalui kolaborasi dan partisipasi banyak pihak. Di provinsi Kalimantan Tengah, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah dengan website https://dlhkalimantantengah.id/ telah mengimplementasikan berbagai bentuk partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan sebagai inti strategi untuk memperkuat kualitas lingkungan hidup.

Artikel ini membahas secara mendetail bentuk-bentuk partisipasi tersebut, serta bagaimana peran aktif DLH Kalteng memfasilitasi dan mendorongnya.

1. Partisipasi Masyarakat Desa/Kelurahan melalui Program Kampung Iklim (Proklim)

Salah satu upaya DLH Kalteng yang paling nyata adalah implementasi Program Kampung Iklim (Proklim) di berbagai desa/kelurahan. Sebagai contoh, di Kelurahan Kalampangan, DLH Kalteng menjadikannya sebagai “role model” Proklim karena efektivitas pengelolaan sampah rumah tangga dan keberadaan UMKM ramah lingkungan. 

DLH mendukung komunitas lokal dengan pelatihan, edukasi, dan pembinaan agar warga mampu mengubah sampah menjadi produk bernilai ekonomi (misalnya kantong belanja ramah lingkungan) serta menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). 

Dengan demikian, masyarakat bukan hanya penerima program, tetapi aktor aktif dalam pengelolaan lingkungan bersama DLH. Partisipasi ini memperkuat kesadaran lokal, mendorong ekonomi hijau, dan memperkuat kepemilikan bersama terhadap kondisi lingkungan.

2. Kolaborasi dengan Komunitas Pemuda dan Organisasi Masyarakat

DLH Kalteng juga membuka ruang partisipasi lewat kemitraan dengan komunitas pemuda dan organisasi masyarakat. Sebagai contoh, mereka menggandeng Pemuda Katolik Komisariat Daerah Kalteng dalam kegiatan pengendalian emisi karbon dan kampanye edukasi lingkungan. 

Dalam kolaborasi tersebut, pemuda dilibatkan dalam pelatihan teknis (seperti perhitungan emisi), kampanye kesadaran lingkungan, sampai ke kegiatan berbasis komunitas akar rumput. Keunggulan dari pendekatan ini adalah menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas, memanfaatkan jaringan organisasi sipil, serta menanamkan gaya hidup ramah lingkungan secara lebih dinamis.

Dengan demikian, DLH Kalteng tidak hanya bekerja dari atas ke bawah, tetapi juga menggerakkan masyarakat “dari dalam” melalui pihak ketiga yang memiliki jangkauan sosial luhur.

3. Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Keterlibatan Publik

Penyediaan dan pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH) menjadi salah satu bentuk partisipasi yang dirancang untuk memperkuat kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. DLH Kalteng mengadakan bimbingan teknis dan sosialisasi untuk pengelolaan RTH di seluruh kabupaten/kota, dengan mengundang partisipasi masyarakat sebagai pemangku kepentingan. 

Dalam tahap ini, partisipasi publik tercakup dalam pemilihan lokasi RTH, pemeliharaan, serta pengawasan bersama. Ruang hijau ini berfungsi bukan hanya sebagai area rekreasi tetapi juga sebagai penyerap polusi, pengatur suhu, dan habitat bagi keanekaragaman hayati yang hasilnya dinikmati langsung oleh masyarakat.

Dengan mendorong keterlibatan warga dalam pengelolaan RTH, DLH Kalteng memastikan bahwa ruang tersebut bukan sekadar fasilitas pasif, melainkan bagian dari aktivitas lingkungan yang hidup dan berkelanjutan.

4. Transparansi Layanan dan Pelaporan Masyarakat

Website resmi DLH Kalteng juga menyediakan layanan aduan pencemaran lingkungan serta formulir pelaporan umum yang memungkinkan masyarakat berpartisipasi langsung sebagai pengawas lingkungan. 

Dengan mekanisme ini, partisipasi masyarakat tak terbatas pada aksi fisik di lapangan saja, tetapi juga dalam pengawasan dan penyelesaian masalah lingkungan melalui kanal resmi. Hal ini memperkuat akuntabilitas dan penerimaan publik terhadap kebijakan lingkungan.

5. Penyusunan Perencanaan Lingkungan dengan Basis Partisipatif

DLH Kalteng dalam dokumen perencanaan lingkungan menegaskan bahwa efektivitas pengelolaan lingkungan sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, sektor swasta dan akademisi. 
Artinya, partisipasi masyarakat bukan hanya sebagai penerima program, tetapi sebagai mitra dalam perencanaan, pengambilan keputusan, dan implementasi kebijakan lingkungan. Ini memberi ruang bagi suara lokal untuk didengar, diterjemahkan ke dalam program, dan diimplementasikan secara tepat sasaran.

Kesimpulan

Dari lima bentuk partisipasi yang dijalankan oleh DLH Kalteng mulai dari Proklim desa/kelurahan, kolaborasi dengan pemuda dan organisasi masyarakat, pengelolaan RTH bersama warga, transparansi layanan publik, hingga perencanaan lingkungan partisipatif terlihat bahwa institusi ini menjalankan strategi inklusi lingkungan yang komprehensif.

Partisipasi masyarakat bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian inti dari keefektivitasan program-program lingkungan hidup. https://dlhkalimantantengah.id/ dengan demikian memperkuat landasan bahwa lingkungan sehat hanya dapat terwujud apabila masyarakat sebagai pemilik ruang hidup turut ambil bagian secara aktif.

Dengan semakin besarnya peran masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya dalam sistem pengelolaan lingkungan, maka kualitas lingkungan hidup di Provinsi Kalimantan Tengah berpotensi meningkat—baik dari sisi kebersihan, pengendalian pencemaran, maupun keanekaragaman hayati dan fungsi ekosistem.
Ke depan, kunci keberlanjutan adalah menjaga partisipasi tersebut agar tetap hidup, inklusif, dan adaptif terhadap dinamika sosial dan lingkungan.

Berita Terkait
Baca Juga:
https://masoemuniversity.ac.id/

Temukan Jodoh Impianmu di Kampus!

Pendidikan      

21 Agu 2024 | 421


Di tengah-tengah kehidupan yang sibuk dan penuh tantangan, banyak orang mencari tempat yang ideal untuk menemukan jodoh impian mereka. Salah satu tempat yang paling populer dan berpotensi ...

Peluang Usaha Kreatif Mahasiswa: Membangun Kemandirian di Era Digital

Peluang Usaha Kreatif Mahasiswa: Membangun Kemandirian di Era Digital

Tips      

19 Feb 2026 | 88


Peluang usaha kreatif mahasiswa adalah kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide, keterampilan, dan inovasi menjadi produk atau layanan yang bernilai ekonomi. Usaha kreatif tidak ...

Buzzer

Kontroversi Buzzer dalam Pilkada: Membangkitkan Berbagai Pendapat di Dunia Maya Bersama Rajakomen.com

Politik      

15 Mei 2025 | 203


Dalam era digital saat ini, peran media sosial telah menjadi sangat signifikan, terutama dalam konteks politik. Salah satu fenomena yang kini banyak dibicarakan adalah kontroversi buzzer ...

Vario 160, Skutik Modern dengan Performa dan Fitur Lengkap

Vario 160, Skutik Modern dengan Performa dan Fitur Lengkap

Tekno      

18 Maret 2026 | 91


Vario 160: Pilihan Skutik Premium untuk Mobilitas Harian Motor skutik semakin diminati karena praktis dan nyaman digunakan dalam berbagai aktivitas. Salah satu pilihan yang cukup populer ...

Menghadapi Tantangan Berat Tren Online Marketing 2026 dengan Strategi Berkelanjutan

Menghadapi Tantangan Berat Tren Online Marketing 2026 dengan Strategi Berkelanjutan

Tips      

20 Feb 2026 | 101


Tahun 2026 menandai fase kritis dalam dunia pemasaran digital. Persaingan konten semakin sengit, algoritma mesin pencari semakin cerdas dalam menilai kualitas, dan biaya promosi digital ...

Ada Berapa Jenis Strategi Pemasaran Online yang Bisa Meningkatkan Kepercayaan Konsumen?

Ada Berapa Jenis Strategi Pemasaran Online yang Bisa Meningkatkan Kepercayaan Konsumen?

Tips      

26 Maret 2025 | 483


Di era digital saat ini, pemasaran online telah menjadi salah satu pilar utama dalam membangun bisnis yang sukses. Dalam dunia yang semakin terhubung ini, penting untuk memahami bagaimana ...