

Tanpa disadari, orang tua sering menuntut anak untuk selalu bersikap dan bertindak benar, hingga hampir-hampir tak memberi tempat kepadanya untuk berbuat kesalahan. Bila orang tua menganggap bahwa setiap kesalahan adalah dosa yang harus diganjar dengan hukuman, maka anak pun akan memilih untuk berbohong dan tidak mau mengakui kesalahan yang telah dibuatnya dengan jujur. Begitu juga sekolah, ketika sekolah menganggap kebohongan adalah cara terbaik untuk menyelamatkan diri dari hukuman maka pasti setiap siswa akan memilih berbohong agar terhindar dari hukuman yang bisa menimpa mereka.
Kejujuran merupakan salah satu nilai moral yang penting untuk ditanamkan dalam diri siswa. Kejujuran dapat membantu siswa untuk menjadi orang yang baik dan bertanggung jawab. Tapi beberapa sekolah dan guru terutama masih bingung menindak kejujuran siswa yang memang kadang kejujuran itu yang bisa membuat sebuah hal atau polemik di masa depan. Beberapa sekolah menyerukan kejujuran di atas segalanya tapi ketika ada siswa yang berlaku jujur tapi merugikan guru bersangkutan atau bahkan sekolah bisa jadi siswa yang berkata jujur akan diberikan hukuman. Lantas apa makna kejujuran jika sudah seperti ini? Bukankah sekolah memiliki peran penting dalam menanamkan nilai kejujuran pada siswa? Jika bukan sekolah yang membuka keran kejujuran lantas siapa lagi?
Kami jadi ingat ungkapan dari Pramoedya Ananta Toer, yaitu tokoh yang secara luas dianggap sebagai salah satu pengarang yang produktif dalam sejarah sastra Indonesia. Dimana beliau pernah berkata “kalau sekolah tinggi, hanya menghasilkan bangsat bangsat saja, ya akan runtuhlah peradaban manusia ini”. Ungkapan ini bisa menjadi sebuah ungkapan betapa pentingnya sekolah dalam menciptakan jiwa jiwa yang penuh dengan kejujuran dan menjadikan siswa dan siswinya sebagai siswa dan siswi yang berakhlak mulia.
Sekolah dapat menyikapi kejujuran siswa dengan cara-cara berikut:
Sekolah harus menjadi teladan bagi siswa dalam hal kejujuran. Guru dan staf sekolah harus bersikap jujur dalam setiap tindakan dan perkataannya. Ada pepatah yang mengatakan guru kencing berdiri murid kencing berlari, ini maknanya sangat dalam bahwa apapun yang guru contohkan disana siswa akan mengikuti. Hal ini berlaku untuk tindakan baik dan tindakan buruk, begitu juga tentang kebohongan dan kejujuran.
Sekolah harus menciptakan lingkungan yang jujur. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan contoh-contoh kejujuran, memberikan penghargaan kepada siswa yang jujur, dan memberikan sanksi kepada siswa yang tidak jujur. Adapun sanksi yang sangat direkomendasikan adalah cukup diberikan teguran secara lisan dan jangan dilakukan di depan umum, kadang beberapa siswa terpaksa berbohong karena mereka tahu jika jujur mereka akan dipermalukan. Hal sepele seperti ini yang kadang tidak dimiliki guru, maka penting bagi setiap sekolah untuk bisa mengajarkan metode yang sama agar mereka bisa memperlakukan siswa dan siswinya selayaknya siswa.
Sekolah harus mengembangkan karakter jujur pada siswa. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan moral dan agama, serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih bersikap jujur dalam berbagai situasi. Ada sebuah sekolah yang terbilang cukup baik untuk menciptakan karakter jujur siswa. Yaitu sekolah berpesantren Al Masoem.
Al Ma'soem merupakan sekolah yang menjadikan kejujuran sebagai nilai utama. Kenapa harus kejujuran? Karena sekolah adalah tempat yang tepat untuk membentuk karakter jujur. Makannya sekolah ini sangat mengedepankan pendidikan karakter hingga siswa yang bersifat tidak jujur seperti berbohong akan mendapatkan sanksi dan uniknya bagi siswa yang ketahuan tidak jujur pada saat ujian alias mencontek maka siswa tersebut akan langsung dikembalikan kepada orang tuanya alias dikeluarkan dari sekolah. Metode ini cukup jenius dan sangat bagus untuk menciptakan lulusan yang berkompeten dan berakhlakul karimah. Ciri ciri siswa yang berakhlak mulia adalah dia berlaku jujur dan tidak mencontek ketika ujian.
Berikut adalah beberapa contoh sikap yang dapat dilakukan sekolah untuk menyikapi kejujuran siswa:
Dengan menyikapi kejujuran siswa dengan cara-cara yang tepat, sekolah dapat membantu siswa untuk menjadi orang yang jujur dan bertanggung jawab.
Berikut adalah beberapa tips untuk membantu siswa untuk bersikap jujur:
Dengan menerapkan tips-tips di atas, sekolah dapat membantu siswa untuk mengembangkan karakter jujur. Tanpa disadari, orang tua sering menuntut anak untuk selalu bersikap dan bertindak benar, hingga hampir-hampir tak memberi tempat kepadanya untuk berbuat kesalahan. Bila orang tua menganggap bahwa setiap kesalahan adalah dosa yang harus diganjar dengan hukuman, maka anak pun akan memilih untuk berbohong dan tidak mau mengakui kesalahan yang telah dibuatnya dengan jujur. Kesulitan baru akan muncul karena orang tua tidak tahu kesalahan apa yang telah dibuat anak, sehingga tidak tahu tindakan apa yang harus kami lakukan untuk mencegah atau menghentikannya.
Naikkan Brand Awareness Lewat Komunitas Aktif di Facebook
15 Apr 2025 | 244
Di era digital sekarang ini, keberadaan media sosial tidak bisa dipandang sebelah mata. Facebook, sebagai salah satu platform terpopuler, menawarkan berbagai cara bagi pelaku bisnis untuk ...
Strategi Jasa SEO untuk Mengoptimalkan Website Trading Pemula
4 Jun 2025 | 176
Dalam dunia trading yang semakin berkembang, keberadaan website yang efektif menjadi salah satu aset penting bagi para pelaku bisnis. Terutama bagi pemula yang baru memasuki dunia ini, ...
Meningkatkan Subscribers YouTube: Strategi Kreatif untuk Pertumbuhan Kanal
31 Jan 2026 | 105
Di era digital saat ini, YouTube bukan hanya platform berbagi video, tetapi juga sarana penting untuk membangun personal branding, bisnis online, maupun komunitas. Salah satu indikator ...
Strategi Komunikasi dalam Pembentukan Opini Publik
6 Jul 2024 | 748
Pembentukan opini publik merupakan aspek yang sangat penting dalam dunia politik, bisnis, dan masyarakat. Opini publik dapat sangat memengaruhi keputusan dan kebijakan yang diambil oleh ...
Kuliah Kelas Karyawan di Bandung: Dari Ilmu Teori ke Praktik Lapangan
4 Jul 2024 | 740
Kota Bandung dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan terkemuka di Indonesia. Selain menawarkan beragam program kuliah reguler, Bandung juga menjadi tujuan bagi para pekerja yang ingin ...
Biaya Kuliah S1 Digital Bisnis Per Semester Hanya 5 Juta Pilihan Kuliah Di Bandung
1 Jan 2026 | 100
Dewasa ini, pesatnya pertumbuhan ekonomi internet di Indonesia pada tahun 2026 menuntut kehadiran tenaga ahli yang mahir mengombinasikan manajerial dengan teknologi informasi secara ...